• Fakultas Psikologi USU
    Fakultas Psikologi USU

    Fakultas Psikologi USU

  • Yudisium Sarjana Psikologi Ke-55
    Yudisium Sarjana Psikologi Ke-55
  • Upacara Pengangkatan Sumpah Profesi Psikologi Ke-19
    Upacara Pengangkatan Sumpah Profesi Psikologi Ke-19

Video Kegiatan

Video Profil Fakultas Psikologi Unviversitas Sumatera Utara

No events

WEBINAR Cognitive and Physiological Approach on Intergroup Relations

WhatsApp Image 2021 04 12 at 16.56.13

 

Registrasi
Registrasi dapat anda lakukan dengan mengisi formulir registrasi

  • Pembayaran biaya komitmen dapat Anda lakukan via platform ​Go-Pay, Ovo, atau Dana dengan nomor: 085362626025. Biaya komitmen ini akan kami donasi ke panti asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan.
  • Karena alasan keamanan, bagi Anda yang ingin membayar via transfer bank, silakan hubungi: Jimi (+620813-75297811 - This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.) atau Jihan (+620853-62626025 - This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.)

 

Sertifikat

Sertifikat elektronik akan kami kirimkan atas partisifasi perserta.

 

Undangan

Bapak dan Ibu yang terhormat,

Departemen Psikologi Sosial Universitas Sumatera Utara dan Konsorsium Psikokultural Indonesia mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam webinar bertajuk “Cognitive and physiological approach on intergroup relations.” Kegiatan webinar ini akan menampilkan Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra (Universitas Persada Indonesia) dan Prof. Dr. Daan Scheepers (Universiteit Leiden & Universiteit Utrecht) sebagai pembicara. Adapun latar belakang kegiatan ini kami lampirkan di bagian bawah pesan ini.

Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra adalah salah satu pioneer yang memperkenalkan salah satu ide mengenai meta-beliefs (i.e. meta-prejudice) dan beliefs about human essence/nature yang idenya itu, saat ini, banyak digunakan sebagai kerangka teori/riset oleh peneliti mancanegara.

Prof. Dr. Daan Scheepers terkenal atas karya-karyanya tentang aspek motivasional proses kelompok dan hubungan antar kelompok (the psychology of “us and them”). Ia menggunakan pendekatan psikofisiologis dalam menelaah tema ini, yaitu pendekatan yang mengkombinasikan pengukuran self-report, perilaku, dan fisiologis (ECG, ICG, tekanan darah).

Berhubung terdapat keterbatasan kursi, kami hanya dapat mengakomodir 200 orang partisipan. Bagi partisipan yang telah melakukan registrasi akan mendapatkan surat elektronik tentang prosedur selanjutnya. Kami mengenakan biaya sebesar Rp. 25.000,- sebagai bentuk komitmen partisipasi Anda. Biaya komitmen ini akan kami donasi ke panti asuhan Putra Muhammadiyah Medan. 

Atas partisipasi dan antusiasme Anda, kami ucapkan terima kasih.

Salam,

Omar
(A.n. tim penyelenggara)

Dr. Omar K. Burhan, M.Sc | Universitas Sumatera Utara | Jl. Dr. Mansyur 7, Kampus USU Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia | Surel: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Rundown acara

Kamis, 22 April 2021
16:00 - 16:05 Pembukaan acara
16:05 - 16:10 Sambutan (Rektor Universitas Sumatera Utara: Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si.)
16:10 - 16:15 Opening commentary (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara: Zulkarnain, PhD)
16:15 - 16:20 Opening commentary (Ketua Konsorsium Psikokultural Indonesia: Prof. Dr. Irmawati, Psikolog)
16:20 - 16:25 Video introduksi KPI
16:25 - 16:40 Talk 1 (Dr. Idhamsyah Eka Putra)
16:40 - 17:10 QA 1 (Dr. Idhamsyah Eka Putra) 
17:10 - 17:40 Talk 2 (Prof. Dr. Daan Scheepers)
17:40 - 17:50 QA 2 (Prof. Dr. Daan Scheepers)
17:50 - 18:00 Closing remark
 

 Latar Belakang:

Riset-riset psikologi telah mendokumentasikan dengan baik hubungan antara pikiran dengan tubuh. Misalnya, orang-orang yang mengalami stres atas ketidakpastian hidup cenderung lebih rentan menderita berbagai jenis penyakit (Yang et al., 2018). Selain itu, orang-orang yang menderita penyakit kronis cenderung mengalami depresi (Zis et al., 2017). Kesadaran akan keterhubungan antara pikiran dan tubuh ini sudah lama disadari di indonesia. Hal ini dapat dilihat dari sebagian besar fakultas-fakultas psikologi di Indonesia yang bercikal bakal ilmu kedokteran. Meskipun demikian, masih sedikit psikolog dan ilmuwan psikologi di Indonesia, baik itu yang menekuni bidang klinis, perkembangan, pendidikan, sosial, atau industri dan organisasi yang menyadari utilitas pengetahuan yang berbasis integrasi antara pikiran dan tubuh ini.

Di dalam kegiatan webinar bertajuk “Cognitive and physiological approach on intergroup relations” ini, kami hendak memperkenalkan kembali urgensi monisme, yaitu pandangan bahwa tubuh dan pikiran merupakan satu-kesatuan yang utuh, sebagai filsafat dasar psikologi (Blascovich & Mendes, 2010). Adapun Blascovich dan Seery (2007) berargumen bahwa menghidupkan kembali monisme dalam psikologi penting untuk alasan-alasan berikut. Pertama, dengan memahami kondisi dan proses mental, psikolog dan ilmuwan psikologi dapat memprediksi kondisi tubuh. Sebaliknya, pemahaman akan proses dan reaksi tubuh memberikan psikolog dan ilmuwan psikologi kemampuan memprediksi kondisi dan proses mental. Kedua, analisis pada level fisiologis dan psikologis perlu diintegrasikan agar psikolog dan ilmuwan psikologi lebih memahami keterhubungan antara pikiran dan tubuh. Ketiga, monisme menghindari psikolog dan ilmuwan psikologi untuk menjadi reduksionis (memecah fenomena psikologis menjadi unit-unit kecil yang terpisah dan independen), determinis (mempercayai bahwa sebuah fenomena pasti terjadi atas rantai kejadian yang tidak terputus), dan pure psychologism (mempercayai bahwa perilaku manusia hanya ditentukan pikiran semata). Terakhir, mendorong psikolog dan ilmuwan psikologi mempelajari neurofisiologi tanpa meninggalkan fundamental psikologi.

Untuk mendapatkan insight atas urgensi monisme ini, kami mengundang dua pembicara internasional, yaitu Prof. Daan Scheepers dari Universiteit Leiden dan Dr.phil. Idhamsyah Eka Putra dari Universitas Persada Indonesia. Webinar akan dimulai dengan presentasi Dr.phil. Idhamsyah Eka Putra. Beliau akan mempresentasikan hasil-hasil risetnya yang berfokus pada aspek kognitif hubungan antar kelompok. Secara spesifik, beliau akan mempresentasikan bagaimana memikirkan sifat alamiah manusia mempengaruhi sikap dan persepsi manusia. Selanjutnya, Prof. Dr. Daan Scheepers akan mempresentasikan hasil-hasil risetnya yang mengkombinasikan aspek kognitif dan fisiologi dalam hubungan antar kelompok. Secara spesifik, beliau akan membicarakan bagaimana status seseorang dapat mempengaruhi cara ia mempersepsikan situasi sebagai tantangan atau ancaman, sekaligus reaksi fisiologis yang dialami individu dalam menghadapi tantangan dan ancaman tersebut.

Referensi

Blascovich, J., & Mendes, W. B. (2010). Social psychophysiology and embodiment. In Handbook of Social Psychology. American Cancer Society. https://doi.org/10.1002/9780470561119.socpsy001006

Blascovich, J., & Seery, M. D. (2007). Visceral and somatic indexes of social psychological constructs: History, principles, propositions, and case studies. In Social psychology: Handbook of basic principles, 2nd ed (pp. 19–38). The Guilford Press.

Yang, T., Jiang, S., Yu, L., Cottrell, R. R., & Si, Q. (2018). Life stress, uncertainty stress and self-reported illness: A representative nationwide study of Chinese students. Journal of Public Health, 26(2), 205–209. https://doi.org/10.1007/s10389-017-0837-9

Zis, P., Daskalaki, A., Bountouni, I., Sykioti, P., Varrassi, G., & Paladini, A. (2017). Depression and chronic pain in the elderly: Links and management challenges. Clinical Interventions in Aging, Volume 12, 709–720. https://doi.org/10.2147/CIA.S113576

Please publish modules in offcanvas position.