Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan nyata terhadap risiko kekerasan seksual di lingkungan masyarakat sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya perlindungan kesehatan fisik, mental, dan kesejahteraan anak.
Melalui sesi interaktif yang menyenangkan, mulai dari permainan edukatif, pemutaran video, simulasi (role play), hingga bernyanyi bersama, intervensi ini sukses melatih anak-anak untuk mengenali bahaya dan berani menolak sentuhan yang tidak aman.
Keberlanjutan edukasi ini juga turut merangkul peran orang tua, kader, posyandu, serta remaja Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melalui pembagian buku saku “Lindungi Anak dengan Body Boundaries & Personal Safety Skills”, flyer, dan materi edukatif guna memastikan anak tumbuh di ekosistem yang aman, suportif, dan waspada.





